Beredar Kabar Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Kepala BGN Buka Suara!
2 jam yang lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Foto. Dok.BGN
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara menyusul beredarnya informasi liar yang menyebut penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan. BGN menegaskan dengan keras bahwa kabar tersebut adalah tidak benar alias hoaks!
Pihak BGN memastikan seluruh layanan program strategis nasional tersebut tetap berjalan normal dan aman sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
Klarifikasi ini dikeluarkan usai muncul isu yang mengeklaim sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperbolehkan setop beroperasi jika dana operasional tidak mencukupi. BGN menggarisbawahi bahwa narasi tersebut bukan kebijakan resmi dan haram dijadikan rujukan oleh mitra pelaksana di lapangan.
Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan sampai detik ini sama sekali tidak ada instruksi ataupun perintah dari pusat untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional," ujar Nanik di Jakarta, Kamis (4/6).
Nanik tidak menampik adanya dinamika administratif terkait proses pencairan anggaran di internal. Kendati demikian, dirinya menjamin hal tersebut tidak akan menggoyang komitmen pemerintah. Sebaliknya, Program MBG saat ini justru terus diperluas demi menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.
Menyikapi disinformasi yang telanjur menggelinding, BGN mengimbau dengan sangat kepada seluruh mitra, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat luas agar tidak mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas. Semua pihak diminta hanya mengacu pada kanal komunikasi resmi milik BGN.
"Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," tegas Nanik.
Saat ini, koordinasi intensif antara BGN, mitra pelaksana, dan stakeholder terkait terus digenjot demi memastikan distribusi makanan bergizi kepada anak-anak berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
"Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," pungkas Nanik. (*)
Editor : Redaksi
Komentar
Berita Terkait
Nasional
Efisiensi Anggaran, Kepala BGN Nanik S Deyang Setop Pendaftaran Dapur MBG Baru
16 jam yang lalu
Nasional
Bukan Ahli Gizi, Ini Rekam Jejak Pendidikan Kepala BGN Nanik S Deyang
Kemarin, 23:05 WIB
Nasional
Heboh Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp100 Miliar dari APBN, Guru Besar UIN Jakarta Buka Suara
29 Mei 2026, 01:34 WIB
Nasional
Tinjau Pabrik Fraksionasi Plasma Pertama RI, Menkes Budi Gunadi Siapkan Integrasi dengan Danantara dan Bio Farma
Kemarin, 13:07 WIB
Nasional
Dorong Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Luncurkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 di 103 Balai Ternak
1 Juni 2026, 20:33 WIB
Nasional
Sentil Tantangan Sila Kelima, Firman Soebagyo: Peringatan 1 Juni Bukan Seremoni, Kalau Fondasi Retak Atap Pasti Bocor
1 Juni 2026, 20:20 WIB