Sepekan Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Tapaktuan Melonjak hingga Rp45 Ribu

Ade Hikma

Ade Hikma

17 Mei 2026, 20:31 WIB

2 menit baca
Sepekan Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Tapaktuan Melonjak hingga Rp45 Ribu

Foto: Cabai merah, tomat dan bawang pada pasar tradisional Tapaktuan. Dok. Ist

ACEH SELATAN - Harga cabai merah di Aceh Selatan mulai mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kenaikan ini juga disusul oleh bahan pangan lainnya seperti tomat dan bawang merah di pasar tradisional Tapaktuan, Minggu (17/05/2026).

Di Pasar Inpres Tapaktuan, harga cabai merah kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, sementara cabai rawit mencapai Rp45 ribu per kilogram. Bawang merah dijual Rp40 ribu per kilogram, dan tomat yang sebelumnya Rp10 ribu naik menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Disisi lain, beberapa kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil. Telur yam ras berada di kisaran Rp27 ribu per kilogram, minyak goreng premium sekitar Rp23 ribu per liter, serta daging ayam ras Rp35 ribu per kilogram.

Pedagang menduga kenaikan harga dipicu oleh faktor distribusi dan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil. Meski begitu, aktivitas jual beli di pasar masih berlangsung normal dan stock bahan pokok dinilai mencukupi.

Haris, pedagang di Pasar Inpres Tapaktuan, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.

"Harga cabai, tomat dan bawang merah merah sekarang naik, dan pembeli juga sudah mulai berkurang," katanya.

Menurut Haris, kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan karena margin keuntungan semakin menipis.

"sekarang harga sudah mulai naik mengakibatkan pembeli juga sedikit untuk membeli dan jelas keuntungan menipis," ujarnya.

Sementara itu Riska, warga Samadua mengaku pembelian kebutuhan pokok dapur rumah tangga disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

"Belanja seperlunya saja, karena semuanya pada mahal saat ini," ucapnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengendalikan harga agar tidak terus melonjak menjelang Idul Adha, mengingat kebutuhan pangan biasanya meningkat pada periode tersebut.

Editor : Ade Hikma

Komentar

Berita Terkait