Diterjang Angin Kencang, 8 Huntara di Aceh Utara Luluh Lantak
5 Juni 2026, 22:31 WIB
Huntara di Aceh Utara. Foto: Dok. Ist
ACEH UTARA - Cuaca ekstrem kembali memicu petaka di wilayah Aceh. Angin kencang dilaporkan menerjang Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis sore, 4 Juni 2026, sekitar pukul 16.15 WIB. Akibatnya, sejumlah rumah hunian sementara (huntara) milik warga luluh lantak.
Dua desa yang terdampak paling parah dalam insiden ini adalah Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Buket Linteung. Terpaan angin yang begitu kuat membuat struktur bangunan dan atap huntara rusak berat.
Berdasarkan data yang dihimpun, total ada 8 unit huntara yang mengalami kerusakan. Rinciannya, 6 unit huntara mengalami rusak berat (RB) dan 2 unit lainnya mengalami rusak sedang (RS).
Bencana ini berdampak langsung pada nasib 8 kepala keluarga (KK) di dua desa tersebut, dengan rincian:
- Gampong Rumoh Rayeuk: 3 KK terdampak
- Gampong Buket Linteung: 5 KK terdampak
Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, seluruh warga yang terdampak kini kehilangan tempat tinggal mereka. Mereka terpaksa mengungsi sementara ke huntara milik tetangga yang dinilai lebih aman.
Mendapat laporan tersebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara segera menuju lokasi kejadian. Petugas bergerak melakukan pendataan kerusakan serta membantu pembersihan material yang berserakan akibat terjangan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, ST, MT membenarkan telah terjadi Angin kencang yang dipicu cuaca ekstrem sehingga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara
“Angin kencang kembali merusak beberapa huntara yang ditempati warga di Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Buket Linteung ” ujar Bahron Bakti
Kondisi Terkini di Lokasi Kejadian
Berdasarkan info Pusdalops, saat ini kondisi di lokasi kejadian telah berangsur kondusif. Masyarakat bersama petugas telah mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak. Pendataan lebih lanjut terhadap kerusakan dan kebutuhan warga terdampak masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
Sebagai langkah antisipasi, BPBA mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada musim hujan yang disertai angin kencang.
Editor : Redaksi
Komentar
Berita Terkait
News
Karhutla Mengganas di Nagan Raya, 17 Hektare Lahan Hangus Terbakar dalam Dua Hari
1 Juni 2026, 13:03 WIB
News
Ratusan Warga Aceh Singkil Demo Bupati, Tuntut Pencairan Jadup
Kemarin, 12:31 WIB
News
Heboh 6 WNA Tiongkok di Kluet Tengah, Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Motif Substantif
7 Juni 2026, 19:55 WIB
News
Gedor Gedung KPK, Ratusan Massa Tuntut Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Diperiksa
7 Juni 2026, 08:54 WIB
News
10 Dapur MBG Aceh Selatan Sempat Disuspend, Ini Penjelasan Korwil BGN
7 Juni 2026, 01:27 WIB
News
Satreskrim Polres Aceh Selatan Cegat 6 Warga Tiongkok di Lokasi Terpencil Kluet Tengah, Ada Apa?
6 Juni 2026, 23:05 WIB